Cara menyimpan bahan bangunan di cuaca tak menentu

Bagaimana Menyimpan Barang Barang Bangunan di Cuaca tak Menentu?

Indonesia memang sangat identik dengan musim yang berubah- ubah. Di pagi hari, cuaca bisa sangat cerah namun di siang hari, cuaca dapat berubah menjadi mendung atau hujan deras. Cuaca yang berubah- berubah ini dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas dari bahan bangunan tersebut. Contohnya seperti jumlah pasir yang berkurang, besi yang berkarat, ataupun kayu yang keropos.

Mengapa bisa terjadi?

Penurunan kualitas bahan bangunan khususnya besi dapat terjadi akibat adanya unsur proses elektrokimia yaitu korosi. Proses korosi ini dapat terjadi akibat tercampurnya udara dan air. Tentunya, proses korosi ini dapat mengakibatkan perubahan warna dan juga menurunkan kualitas besi tersebut. Sehingga pada akhirnya besi- besi yang mengalami korosi tidak akan dapat digunakan dan anggaran yang dikeluarkan pun makin bertambah.

Untuk pasir, penurunan kuantitas dapat terjadi karena pasir yang diletakkan secara sembarangan dapat larut dalam air dan ikut mengalir bersama air. Walaupun jumlahnya tidak banyak namun apabila dibiarkan kuantitas pasir yang terbuang dapat berjumlah banyak.

Pada material kayu, kayu yang basah lama- kelamaan menjadi lapuk dan tidak memiliki kekuatan yang besar seperti sebelumnya.

Bagaimana cara menyimpannya?
Untuk menyimpannya, sobat Tokka menyimpan barang- barang material tersebut menghindari sinar matahari dan juga air hujan. Untuk material kayu dan juga besi akan lebih baik untuk disimpan di dalam ruangan kedap udara untuk menghindari penurunan kualitas dari bahan material tersebut.

Penyediaan gudang juga dapat menjadi solusi untuk menghindari penurunan kualitas dan penurunan barang. Walaupun modal yang dikeluarkan cukup banyak, namun hal ini bisa menyelamatkan anggaran sobat Tokka di masa depan.

Bagikan Artikel ini ke Media Sosialmu

Kontak Kami

Gold Coast Office Tower Unit 15C, Jl. Pantai Indah Kapuk RT/8/RW1, Kel. Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara

(021) 50106659